Sabtu, 05 Juni 2010

Renungan El-Faqih Bagian 1

 Oleh: Saefurrohman El-Faqih


"Aku Manusia Biasa"
Aku hanyalah manusia yang berlumur dosa..
Yang tak pernah berhenti menebar fitnah & angkara murka..
Aku hanyalah sampah yang berserakan dimana-mana..
Yang selalu menyebarkan penyakit & derita..
Sungguh seandai'y lautan tinta menuliskan kehinaan yang ku bawa..
Niscaya semua itu tak kan mampu mencukupi'y..
Wahai saudaraku yang... pernah ku terka..
Maafkanlah atas segala kesalahan yang pernah ku timpa..

"Tunjukanlah Padaku Cinta Hakiki"
janganlah kau berdusta atas nama cinta.. lalu kau lampiaskan cinta dengan syahwatmu.. jagalah hati dengan cinta Nya.. karena betapapun kita memalingkan hati, hanya kepada Nya lah kita kembali.. dan hanya Ia lah cinta Nya abadi..

kecantikan yang mempesonamu.. apalah artinya jika hanya menyesatkanmu.. jangan tertipu dengan bisik godaannya.. betapa banyak orang yang mengaku patah hati.. padahal cinta belum lah halal baginya.. lalu merenunglah ia dan menangisinya.. sudikah ia menangisi maksiatnya karena enggan menjauh darinya??

sesungguhnya cinta hakiki membawa kepada kebahagiaan abadi.. raihlah cinta yang berpahala.. cinta yang suci di atas perjanjian yang kuat.. Ia menggambarkannya sebagai “mitsaqon gholidzho”

“…Dan mereka (isteri-isterimu) telah mengambil dari kamu perjanjian yang kuat.” (An-Nisa: 21)

"About Love"
Engkau durhaka kepada Allah,
dan sekaligus menaruh cinta kepada-Nya.
Ini adalah suatu kemustahilan.
Apabila benar engkau mencintai-Nya,
pastilah engkau ta'ati semua perintah-Nya.

Sesungguhnya orang menaruh cinta,
tentulah bersedia menta'ati perintah orang yang dicintainya.
Dia telah kirimkan nikmat-Nya kepadamu,
setiap saat dan tak ada rasa syukur,
yang engkau panjatkan kepada-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar

.: Related Blog :.